Kampung Nelayan Teluk Seribu, Desa Warna Warni Di Balikpapan
Beranda » Indonesia Destinations » Kampung Nelayan Teluk Seribu, Desa Warna Warni Di Balikpapan
Kampung Nelayan Teluk Seribu, Desa Warna Warni Di Balikpapan
Selasa, 25 April 2017 - 03:29:12 WIB | Diposting oleh : Administrator | Kategori: Indonesia Destinations - Dibaca: 657 kali


Kalau di Italia ada desa warna warni Riomanggiore yang sudah terkenal keindahannya di seluruh dunia, Indonesia yang notabene nya memiliki banyak kampung nelayan juga tidak mau kalah. Tepat pada hari selasa 28 Februari 2017 lalu, pemerintah setempat telah meresmikanKampung Nelayan Teluk Seribu atau Kampung warna warni Teluk Seribu di Balikpapan.

Kampung nelayan teluk seribu manggar baru berada di wilayah Balikpapan Timur, provinsi Kalimantan Timur. Terdiri dari 236 unit rumah kayu yang di sulap menjadi kampung yang dihiasi dengan beragam warna. Semua rumah mulai dari atap sampai bawah, gang-gang, lantai jalan maupun jembatan yang masuk kekawasan ini juga di cat dengan aneka warna.

Menurut informasi dari beberapa sumber, pengecatan kampung nelayan teluk seribu ini tidak hanya dilakukan oleh penduduk sekitar, tapi juga melibatkan banyak pihak seperti sukarelawan, komunitas, seniman-seniman yang terdiri dari pelukis-pelukis senior dan instasi di Balikpapan. Berbagai tema lukisan tentang kearifan lokal, pemandangan alam, dan binatang akan anda temui di dinding sepanjang 100 meter menuju pemukiman.

Keindahan Kampung Nelayan Teluk Seribu

Jika di desa Riomaggiore, Italia posisi perkampungan berada di kawasan lembah yang berhadapan langsung dengan luasnya Laut Mediterania, maka di Kampung nelayan Teluk Seribu berada di kawasan Teluk Balikpapan yang menghadap langsung ke laut Manggar.

Keindahan kampung nelayan teluk seribu bukan hanya itu, banyak hal menarik yang bisa kamu lakukan disini, seperti menyusuri sungai Manggar dengan perahu, di sepanjang jalan mata kamu akan dimanjakan dengan pemandangan hutan mangrove dan hewan bekantan atau monyet Belanda berhidung panjang yang memang ada hanya di Kalimantan.

Di tempat ini banyak perahu yang di sewakan untuk menyusuri teluk seribu, satu kapal nelayan berkapasitas antara 15 sampai 20 orang, untuk tarifnya sendiri di hitung per jam yaitu sebesar 300 ribu untuk satu perahu, untuk mahal atau tidak nya menurut kami relatif.

Kampung nelayan Teluk Seribu memang sengaja di persiapkan oleh pemerintah setempat sebagai destinasi wisata yang unik dan baru di Kalimantan, harapannya selain untuk sumber devisa negara, juga untuk meningkatkan taraf hidup penduduk sekitar. Tahun 2017 ini pemerintah provinsi menargetkan 500 ribu wisatawan yang datang ke Kalimantan.

Sejarah Kampung Nelayan Teluk Seribu

Pada tahun 90 an sebenarnya kampung nelayan ini cukup maju banyak lomba diadakan seperti perahu naga, lomba menyebrangi sungai bahkan perdagangan di sini dulu sangat berkembang, tapi entah kenapa selepas itu wajah kampung nelayan ini jadi kumuh dan jorok. Warga banyak yang buang sampah di laut, MCK sembarangan, sungguh memprihatinkan.

Pada periode pertengahan november 2016, komunitas sadar wisata dan pemerintah setempat sepakat untuk mengembalikan kejayaan kampung nelayan teluk seribu dengan melakukan sosialisasi dan merubah bentuk kampung yang kumuh menjadi kampung yang bersih dan dihiasi warna warni.Proyek ini melibatkan banyak pihak yang memang memiliki niat untuk memajukan pariwisata di Balikpapan.

Terbukti setelah peresmian februari kemarin, wisatawan lokal mulai melirik kampung nelayan ini sebagai destinasi wisata yang harus dikunjungi.Foto-foto mengenai kampung ini juga banyak bertebaran di media sosial. Selain kampung nelayan yang unik, kamu juga bisa melihat keindahan hutan mangrove di Manggar yang terbentuk secara alami ini. Menyusuri sungai manggar dan hutan mangrove dengan perahu klotok menghabiskan waktu sekitar 3 jam.

 



Berita Lainnya


0 Komentar