Pulau Peucang Banten, Surga Yang Terpencil
Beranda » Indonesia Destinations » Pulau Peucang Banten, Surga Yang Terpencil
Pulau Peucang Banten, Surga Yang Terpencil
Selasa, 25 April 2017 - 03:30:38 WIB | Diposting oleh : Administrator | Kategori: Indonesia Destinations - Dibaca: 872 kali


Pulau Peucang Banten secara administratif terletak di dalam taman nasional ujung kulon, kabupaten Pandeglang, Banten. Dengan luas sekitar 450 hektar tempat ini menjadi rumah bagi sejumlah satwa liar seperti burung enggang, burung elang, biawak, monyet dan hewan lainnya.Tempat ini juga di gunakan sebagai penangkaran satwa langka Badak bercula satu.

Pulau Peucang di kelilingi oleh pantai berpasir putih yang lembut, dengan air laut yang jernih ke biruan, terumbu karang nya yang mempesona serta suasananya yang menenangkan, membuat siapa saja yang berkunjung ke pulau ini enggan untuk berpisah.

Sejarah Pulau Peucang Banten

Menurut sejarah nya nama Pulau Peucang diambil dari nama sebuah hewan yang banyak di temukan di pulau ini, sejenis siput. Masyarakat setempat menyebutnya “mata peucang”. Tapi dalam bahasa sunda “peucang” memiliki arti kancil.

Seperti hal nya pulau pulau yang ada di wilayah Banten, Pulau Peucang juga memiliki history yang kelam terkait letusan gunung Krakatau pada tahun 1883. Pada saat itu hampir semua flora dan fauna yang ada di pulau ini tidak ada yang selamat.

Walau begitu ada satu pohon yang selamat dari bencana tersebut, sejenis pohon ara, masyarakat menamakannya “Pohon Kiara”, dikabarkan pohon tersebut masih tetap hidup dan diperkirakan usianya sudah 1 abad lebih.

Pulau Peucang Banten ini berada di dalam kawasan Taman Nasional Ujung Kulon sebelah timur. Dan oleh UNESCO di jadikan sebagai salah satu situs warisan dunia. Saat ini  pantai peucang sudah banyak dilirik sebagai destinasi wisata oleh para wisatawan.

Rute Menuju Pulau Peucang Banten

Ternyata keindahan dan kearifan alam dari Pulau Peucang mampu menarik hati wisatawan untuk mengunjungi dan menikmati pesona yang sungguh luar biasa ini.

Bagi kamu yang penasaran dengan keindahan alam pulau ini, dan berencana kesini. Kamu harus ke dermaga penyebrangan dulu di kecamatan sumur dan naik perahu nelayan menuju bibir pantai pulau peucang.

Sedangkan rute darat untuk sampai ke dermaga sumur, start dari Jakarta estimasi waktu sekitar 9 jam perjalanan dalam waktu normal dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Tapi jika kamu suka backpacker, maka jalur yang harus ditempuh adalah menggunakan bis dari terminal kalideres dengan tujuan Labuan. Setelah sampai di Labuan kamu bisa naik elf, jam operasi nya hanya sampai jam 3 sore. Tapi jika sampai Labuan lewat dari jam 3 sore kamu bisa menyewa mobil yang menuju ke Dermaga sumur.

Perjalanan tidak berhenti sampai disini, saat sampai dermaga kamu harus melanjutkan perjalanan laut dengan menggunakan perahu nelayan. Waktu perjalanan sekitar 3 – 4 jam dalam cuaca normal untuk sampai ke pulau peucang.

Rute diatas bukan satu-satu nya jalan ke pulau peucang, ada alternatif lain yaitu melalui pulau Umang. Dari pulau Umang kamu bisa menyewa boat untuk pergi ke pulau peucang. Untuk masalah harga sewa boat itu relatif karena kamu perginya tidak sendirian.

Selain itu jika kamu melalui rute pulau Umang sebaiknya siapkan uang lebih karena biasanya ada hal hal yang tak terduga, misalnya ingin main ini main itu, makan ini makan itu, pokoknya hal yang di luar rencana deh.

Sebelum ke Pulau Peucang sebaiknya kamu singgah dulu di Taman Nasional Ujung kulon, karena di tempat ini juga banyak sesuatu yang menarik yang bisa kamu jumpai.

 



Berita Lainnya


0 Komentar